Pages

Sunday, July 8, 2012

4 Trik Lawan Rasa Lapar Saat Puasa

Ramadhan di depan mata!! Tantangan terbesar untuk orang yang sedang berpuasa adalah godaan soal makanan. Mulai dari perut yang keroncongan dan berteriak minta makan, hingga air liur yang mungkin menetes saat melihat orang lain menyantap penganannya, semua ini bisa membuat Anda lapar setengah mati. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

1. Minum air

Seringkali dehidrasi disalahartikan sebagai rasa lapar. Anda takkan merasa terlalu lapar bila Anda minum banyak air sebelum atau setelah puasa.
2. Latihan aerobik

Umumnya gerakan-gerakan dalam latihan aerobik bisa mengekang nafsu makan. Berapa lama waktu puasa menentukan intensitas latihan. Jika waktu puasanya lama, maka ambillah waktu untuk jalan singkat agar tubuh tak terlalu lelah.
3. Kafein

Selain aerobik, kafein juga bisa mengekang nafsu makan, jadi mengonsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya bisa membantu.
4. Alihkan perhatian

Menyibukkan diri saat berpuasa memang bisa mengalihkan pikiran dari keinginan untuk makan.

Siapkah Anda berpuasa tengah bulan ini?

share

Thursday, July 5, 2012

Wanita Habiskan 1,2 Miliar Rupiah Untuk Pakaian

Para suami mungkin sering mendengar isteri mereka komplain "tak ada pakaian yang bisa dikenakan" saat akan menghadiri kondangan kerabat. Pernyataan tersebut tentu kerap bikin pria geleng kepala mengingat fakta bahwa isteri mereka sudah menyita 3/4 bagian lemari pakaian.
Sebuah polling yang digelar Sure Women Linen Dry mendapati bahwa seumur hidupnya, wanita menghabiskan rata-rata £84,000 (Rp1,2 miliar) hanya untuk belanja pakaian. Lucunya, 60% mengaku masih sering mengeluh "tak ada busana yang bisa dipakai".

Polling yang melibatkan lebih dari 1000 dewasa ini juga mengungkapkan bahwa wanita biasanya membeli sekitar 3 ribuan item selama setahun, termasuk 271 pasang alas kaki, 185 gaun, dan 145 tas.
Sebanyak 41% relawan mengaku mengganti pakaian 2 kali sehari, mengaplikasi ulang makeup sebanyak 5 kali sehari, dan 1 dari 4 menghadap cermin 5 (atau lebih) kali setiap hari. Sementara 10% mengaku membeli sedikitnya 1 item busana atau aksesoris setiap minggu saat tengah hari hanya agar bisa menghadiri acara malam harinya langsung dari tempat kerja.

Julie Spearman selaku Assistant Brand Manager Sure for Women mengatakan," tampaknya wanita tak akan pernah bisa puas bila menyangkut soal pakaian. Banyak yang merasa harus selalu update. dan ini berarti mereka harus membeli busana baru."
Penelitian ini juga mendapati bahwa generasi yang lebih muda (di bawah 25 tahun) justru menghabiskan lebih banyak, yakni £129,903 (sekitar Rp1,8 miliar).

share

Kapan Saatnya Minum Air Dingin Atau Panas?

Tetap terhidrasi atau cukup air tak hanya penting untuk performa tubuh, namun juga berperan besar dalam hal kebugaran dan penurunan berat badan.

Beberapa studi menyebutkan bahwa dehidrasi menyebabkan seseorang lebih cepat lelah karena kurang air menurunkan kadar hormon yang dibutuhkan untuk membangun otot. Selain jumlah yang cukup, suhu air yang diminum ternyata juga berperan penting.

Ingin tahu kapan saat tepat untuk minum air dingin atau hangat? Simak jawabannya berikut ini.
Dalam salah satu episode Extreme Makeover Weight Loss Edition baru-baru ini, pelatih fitness Chris Powell berbagi tips tentang suhu air. Chris menganjurkan konsumsi air dingin untuk menghidrasi tubuh, namun pilih air hangat bila ingin merasa kenyang lebih lama (membantu penurunan berat badan).

Meski keduanya, baik air hangat maupun dingin, sama-sama dapat memuaskan dahaga, namun air dingin jelas lebih menyegarkan apalagi usai berolahraga, membuat Anda ingin minum lebih banyak.
Minum segelas air hangat/ panas sebelum makan bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih cepat, jadi Anda takkan makan terlalu banyak. Bahkan saat Anda ingin ngemil, hiruplah segelas air lebih dulu karena kondisi dehidrasi sering ditandai dengan gejala kurang energi, pusing, dan sakit kepala yang kadang disalahartikan sebagai kondisi lapar.

share

Wednesday, July 4, 2012

9 Trik Taklukkan Bakteri Dalam Daging

Daging, selain lezat juga bergizi....bila Anda mengolahnya dengan benar tentunya. Bukan rahasia lagi bahwa di balik tampilan daging yang tampak segar sekalipun terdapat bakteri tersembunyi. Cara mengusirnya? Simak deretan langkah yang mau lewat berikut.

1. Saat berbelanja, cari daging dan ayam yang tersimpan di lemari pendingin sebab biasanya produk tersebut lebih segar. Namun periksa juga tanggal kadaluarsanya untuk memastikan lagi. Setelah memilih, bungkus dengan kantong plastik sehingga airnya tak mengontaminasi makanan lain. Ambil bahan makanan yang tak tahan lama ini pada waktu terakhir sebelum Anda meninggalkan toko.

2. Simpan daging di kulkas jika Anda tidak ingin langsung menggunakannya. Jika ingin mengolahnya seminggu setelah beli, simpan di freezer.

3. Jangan cairkan daging beku dengan mengeluarkannya dari kulkas. Lebih baik bungkus daging dengan plastik, lalu taruh di mangkok dalam kulkas sehingga cairannya tak merembes ke mana-mana. Anda juga bisa langsung mencairkan daging beku dalam microwave. Olah daging yang telah mencair sesegera mungkin, dan jangan bekukan ulang daging yang sudah dicairkan.

4. Jaga kebersihan dengan mencuci tangan, pisau, atau alat lain untuk menghilangkan bakteri sebelum dan sesudah menyiapkan makanan.

5. Jangan cuci daging ayam, sapi, babi, atau kambing sebelum memasak. Membilas daging di bawah air mengalir hanya akan menyebarkan bakteri karena air dengan mudah bisa terpercik ke benda-benda sekitarnya. Sebaliknya gunakan suhu panas untuk membunuh bakteri.

6. Gunakan talenan terpisah khusus daging mentah, sebaiknya bukan talenan yang berbahan kayu karena sukar dibersihkan.

7. Saat memasak atau memanggang daging, pisahkan daging mentah dan matang dalam piring yang berbeda.

8. Mengonsumsi daging mentah atau kurang matang membuat Anda rawan terkena bakterinya, oleh karena itu masak daging dalam suhu 140-180 derajat F (sekitar 60-80an derajat C)

9. Jika tak yakin dengan olahan daging yang tersaji di depan Anda, jangan ambil resiko.

share

5 Peringatan Sebelum Beli Sunscreen

Banyak hal mungkin sudah Anda ketahui tentang sunscreen, namun bagaimana dengan yang mau lewat berikut.

1. Percaya atau tidak, mengaplikasikan sunscreen SPF 10 dan SPF 30 tidak akan membuat Anda terlindung dalam balutan SPF 40. Krim pelindung ini tak bekerja dengan ilmu matematika semacam itu. Meski demikian menggunakan 2 SPF berbeda bisa meningkatkan proteksi keseluruhan karena makin sedikit bagian yang terlewatkan saat aplikasi.

2. Beda produk, beda pula level anti mataharinya. Hanya karena Anda pindah dari produk satu yang ber-SPF 15 ke merek lain ber-SPF 30, tak berarti perlindungan ganda pasti didapatkan. Oleh karena itu, pilih perlindungan maksimal dalam tiap merek, itu lebih baik.

3. Makeup yang mengandung SPF bisa menipiskan pelembab ber-SPF yang telah Anda aplikasikan, sehingga perlindungan terhadap kulit bukannya meningkat tapi malah berkurang.

4. Sunscreen tak hanya ada dalam kemasan botol. Kacamata, topi, payung, jaket, semua itu bisa membantu melindungi kulit dari radiasi matahari.

5. Tak ada sunscreen yang tahan air, maka dari itu mengaplikasikannya sesering mungkin sangat diperlukan. Meski FDA mungkin meluluskan beberapa produk masuk dalam kategori tahan air, namun biasanya sunscreen hanya bertahan 40-80 menit saja.

share

Tuesday, July 3, 2012

Pembersih Kulit Untuk Setiap Usia

Beda usia, beda pula keadaan kulit, jadi lain pula pembersih kulit yang diperlukan. Mari kita intip pembersih apa sih yang cocok untuk usia kita.

1. Usia 20an
Masalah kulit terbesar pada usia ini adalah jerawat. Untuk itu ahli kulit Meghan O’Brien, MD, menganjurkan agar pembersih kulit berbasis gel yang bebas minyak dan mengandung asam salisilat (salicylic acid).

2. Usia 30an
Pada masa ini, bintik hitam dan kerutan mulai muncul. Tetaplah setia pada pembersih lembut untuk mengimbangi dampak iritasi dari produk anti aging yang mungkin Anda pakai.

3. Usia 40an
Selama dekade ini, biasanya kulit mulai kehilangan tekstur dan kekenyalannya. Untuk itu, Dr. O’Brien menyarankan penggunaan pembersih dengan exfoliating alpha atau beta hydroxy acids konsentrasi rendah.

4. Usia 50 tahun ke atas
Penurunan produksi hormon estrogen menyebabkan kulit makin kering dan kurang elastis, sementara bintik hitam tetap menjadi masalah utama. Untuk usia ini pilihlah pembersih dengan kandungan glycolic acid untuk memperbarui sel kulit.


share

Sunday, July 1, 2012

Semprot Parfum ke Rambut, Amankah?

Saat helaian rambut tersibak, setiap wanita tentu ingin orang lain mengagumi keindahan serta harum semerbak yang ditimbulkannya. Pasalnya bila shampoo yang dipakai tak seberapa wangi, sebagian besar wanita mungkin akan menyemprotkan parfum ke mahkotanya. Namun amankah menyemprotkan wewangian yang dikhususkan bagi tubuh dan mengaplikasikannya untuk rambut?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pertama-tama kita harus tahu apakah yang terkandung dalam parfum tersebut. Biasanya wewangian mengandung alkohol kadar tinggi (di atas 20%), tujuannya agar aroma harumnya melekat lama. Meski alkohol sangat diperlukan, namun untuk rambut, carilah yang kadar alkoholnya rendah (10% atau kurang), demikian saran penata rambut selebritis, Serge Normant.

Selain itu, teliti juga apakah bahan yang terkandung ramah untuk rambut, misalnya mengandung vitamin E, jojoba oil, dan aloe vera seperti yang terdapat dalam produk Avah, wewangian yang diciptakan untuk tubuh dan rambut.
Selanjutnya, kita akan belajar cara pengaplikasiannya. Saat menyemprot, lakukan dari jarak agak jauh agar rambut tak terlalu basah dan sarat dengan alkohol. Saran Normant adalah menyemprotkan parfum ke udara lalu berjalan melaluinya untuk mendapatkan aroma wangi yang ringan.
Saatnya praktek ^^

share